Mengenal Batu Tronjolan: Karakteristik dan Penggunaannya dalam Konstruksi

Mengenal batuan bongkahan besar untuk pengisian bronjong kawat, penahan abrasi tebing sungai, dan stabilisasi pondasi dasar.
Karakteristik Fisik Batu Tronjolan
Batu tronjolan adalah batuan alam dengan bongkahan berdimensi relatif besar yang belum dipecah menjadi fraksi agregat halus. Karena bobot per bongkahannya yang berat dan strukturnya yang padat, batuan ini memiliki ketahanan tinggi terhadap pergeseran tanah maupun dorongan arus air.
Material ini menjadi andalan utama pada pekerjaan rekayasa geoteknik di tepi sungai Mahakam dan lereng bukit di wilayah Kutai Kartanegara yang rawan mengalami erosi dan longsor.
Aplikasi Utama Batu Tronjolan
• Pengisian Bronjong Kawat (Gabion): Ditata rapi di dalam kotak kawat galvanis untuk membentuk dinding penahan tebing sungai atau lereng bukit jalan poros.
• Stabilisasi Dasar Tanah Rawa: Digunakan sebagai lapisan 'cerucuk batu' untuk menekan tanah lunak sebelum dilakukan penimbunan agregat jalan.
• Pelindung Tanggul (Rip-rap): Melindungi konstruksi jembatan dan dermaga dari hantaman arus air dan pasang surut sungai.
Pemesanan Material Tronjolan
PT. Bumi Kutai Perkasa menyediakan pasokan batu tronjolan siap kirim menggunakan armada dump truck untuk proyek infrastruktur publik maupun swasta di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.
Kebutuhan Material Terkait dari PT. Bumi Kutai Perkasa
PT. Bumi Kutai Perkasa beroperasi di Dusun Jambe, Desa Sanggulan, Kec. Sebulu, Kutai Kartanegara, dan melayani kebutuhan pengiriman material ke Tenggarong dan wilayah sekitarnya.
Batu bongkahan berukuran besar untuk pondasi berat, pengisian bronjong kawat, dan penahan erosi.

